Sabtu, 20 September 2014

HIDUP SESEDERHANA RIBETNYA PENYEDERHANAAN ALJABAR

nggak tau knapa, hujan pagi ini membuat saya seadem hujan ... saya bersyukur dengan rintik2 dari langit bagai air mata ibu peri yang terharu bahagia melihat girangnya saya pagi ini...*habis minum oplosan sofel dan autan

oke... kita mulai.... masih ingat nggak sama kata2 variabel, kostanta, koefesien, ketika smp??..smp??. yaaa masa itu...masa dimana ketika pertama kali berkenalan dengannya, terpesona melihat perwujudannya, terkesima menahan degupan jantung kala itu, harap2 cemas setiap kali bertemu, bahkan ingin sekali menyapanya berharap itu sapaan terakhir antara kita....hooooh benar.. rasa itu masih menusuk jantung... dia...dia yang membuat saya sangat membencinya.. lalu jatuh cinta.. kemudian saya memohon untuk tinggalkan saya... dia adalah "al jabar" *ambil golok gorok leheer.
#trus dari tadi ngapain??? ampuuuun .. >.<

masih ingat ini>> (please don't see)
yup... penyederhanaan aljabar....suatu materi yang saya kenal ketika menduduki bangku smp...materi yang membuat otak saya semberaut, materi yang ketika dalam penyampaiannya guru saya ngomel gini "materi ini udah ibuk bukain, udah ibuk kunyahin, udah ibuk suapin, sekarang cuman tinggal nelan kalian masih nggak bisa??" dan kata2 itu masih terngiang karena jadi buah bibir di kelas saya kala itu.. :D
tapi percaya nggak percaya aljabar bersama beliau, itu menjadi pelajaran favorit saya setelah itu.. yaaa saya suka aljabar smp, but not for aljabar sewaktu SMA..*dia telah jauh berubah...

ada yang bilang saya itu sederhana sekali>>>g' pake make up(boro2 bedak aja masih bedak baby), nggak pake lipstik, nggak neko2, ngomong apa adanya sesederhana otak saya tentunya....  tapi ada juga yang bilang saya itu ribet>> g' jelas, ngomong apa sih??, lagi apa?? ini apaapaan..haduuuh.. hal ini membuat saya harus berfikir keras untuk mengambil kesimpulan tentang sudut pandang, dan kesimpulan tentang ini....

dan setelah mempelajari kasus ini, sampailah saya kepada keputusan yang menyimpulkan "KALAU SAYA SESEDERHANA RIBETNYA PENYEDERHANAAN ALJABAR" #apaapaan ini?? -_-"

yup...saya sederhana ... seperti jawaban aljabar... hanya saja proses proses penyederhanaannya itu yang butuh jalan panjang (bisa dibilang ribet) bikin pusing, bikin teler, nangis2, sawan, kejang2, autis, geger otak, hoooh tidak.. #terlala..eh terlalu.. hahaha

ya saya sangat sederhana... sesederhana saya merendam pakaian saya sebelum mencuci...
tapi saya ribet, seribet saya kelupaan misahin pakaian luntur dengan yang nggak, terus buru2 misahin, alhasil harus rendam ulang, nimba air lagi, ambil detergen yang baru lagi, bahkan baju yang kena luntur harus direlakan.... #haaah tu kan ribeeet
tapi hasilnya hanya baju2 yang tergantung dijemurankaan...
seperti aljabar tadi... sederhana, tapi prosesnya penyederhaannya ribet...

atau sesederhana saya mengagumi ketampanan dani pedrosa...
tapi seribet saya memberi alasan dani pedrosa masih sibuk dengan karirnya, dani pedrosa juga sedang dalam proses mempertampan dan mempertinggi tubuhnya, jadi takutnya akan menghebohkan dunia nanti jika kita putus hanya gara2 saya bosan tampangnya gitu2 aja dan tingginya segitu2 aja..saya pakai flat shoes aja dia udah tenggelam apalagi saya pakai high hells, bisa2 saya akan kelihatan seperti induk panda ketika berjalan berdua..jadi belum bisa menjalin hubungan seperti pacaran dalam waktu dekat ini, karena jodoh saya adalah dani pedrosa #GUBRAK *digebukin masa

dan seperti itulah saya... saya akan memiliki sisi-sisi ribet di sederhananya hidup saya sebagai manusia biasa... semua hanya tergantung bagai mana saya menerima diri saya.. dan saya akan menerima ribetnya diri saya atas sederhananya hidup saya.. (kalau bukan saya yang nerima, yang iklas, yang redo, ya siapa lagi...)
SEMESTA ITU PENUH KEJUTAN...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar