Jumat, 05 Agustus 2016

MELEPAS BUKAN BERARTI BERAKHIR DAN PERGI

Oke, lama tak bercerita... :)
Suatu hari saya pernah mengambil sebuah keputusan.. mungkin terdengar spele, terdengar biasa, tapi percayalah itu tidak mudah...
Yaaa... hari itu saya memilih untuk melepaskan sesutu yang seharusnya memang tidak saya genggam..melepaskan, dan berharap tidak melihat lagi..

Tapi saya salah...salah besar...
Salah karna sesuatu yang saya lepas, namun berada dilingkaran sekitar saya..memang benar terlepas dari lingkaran saya... tapi kenapa harus dilingkaran sekitar saya??kita tidak saling mengganggu, tidak saling mengikuti, atau sekedar untuk saling mendekati... tidak...tidak pernah...kita melintas pada orbit masing2, bergerak sesuai dengan aturan poros masing2...bisa melihat tapi tak akan berbenturan...awalnya, semua biasa saja, sampai terjadi beberapa kali, dan saya mulai mempertanyakannya..hmmm,,,seperti ada sesuatu yang ingin Sang Khalik perlihatkan..ntah lah...
Ntah karna takdir, ntah karna aturan, atau karna hal yang tidak bisa saya adaptasikan.

Saya tidak merasakan sakit, terganggu ataupun risih... semua akan baik2 saja selama saya berada pada jalur yang benar..hanya saja saya merasa seperti ada teka teki baru yang harus saya pelajari..karna ini bukan yang untuk pertama kali...dan bukan waktu yang tepat untuk menjelaskan kepada mereka..

Memasrahkan kepadaNya itu pasti...tapi ada tanda2 kekuasaanNya yang harus saya perhatikan..apapun itu,saya akan meyaini itu sebagai cara Tuhan menjaga saya sari semua hal yang tidak saya ketahui..
Masih ada sisa senyum untuk nanti...jadi tetaplah berbahagia... :)

MENYELESAIKAN PUZZEL



Pernah nggak kamu ngerasain seperti ini???
Hmmm...rasanya seperti ada sumbatan yang terlepas dari nadi mu...suatu perasaan yang melegakan saat menemukan jawaban dari pertanyaan alam bawah sadarmu..jawaban yang pada akhirnya saya dapatkan tanpa bertanya... jawaban yang sebelumnya terjawab sendiri dengan diawali kata “mungkin”..dan semalam saya merasakannya...

Well...senyum sumringah penuh ketenangan bisa saja mengukir lekuk di sudut bibir saya...setidaknya, ada puzzel yang terpecahkan.. puzzel yang sebelumnya sempat menimbulkan konflik tersendiri sebenarnya...dan lagi2 Tuhan maha penyayang...”lalu nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kamu dustakan”

Sebenarnya, beberapa kali hati saya mampu menjawabnya...tapi sering kali otak saya mencegah mulut untuk mengutarakannya... yaaa, ada naluri saling peduli.. naluri untuk menjaga dan mengasihi...dan beberapa kali mulut saya tersenyum dengan menjawab “ ntah kenapa”... setidaknya hari ini sangat jauh lebih baik..
Ada intonasi yang menurun, ada kesesuatu yang melembut... dan ini indah...
Dan jangan mengawatirkan hal yang tidak aku lakukan..tersenyumlah...

Rabu, 03 Agustus 2016

TERUNTUK KAMU YANG SEDANG BIMBANG



Teruntukmu sahabatku yang hatinya sedang bimbang...
Aku tau, disini mungkin aku bukanlah orang yang tepat memberikan wejangan kepadamu. Ntah karna faktor usia, pengalaman, atau lingkungan sekalipun..

Tapi satu hal yang aku tau, hati mu tak seutuhnya dalam keadaan baik. Penuh keraguan... ntah karna masa lalumu, atau karna kegamanganmu menatap masa depan... oke, aku tak jauh lebih baik daripada dirimu dalam hal ini, kegamangan ku, rasa raguku mungkin tak jauh berbeda.. tapi aku selalu berharap kau jauh lebih baik dari ku, karna aku merasa seperti saudara mu, karna aku tau dampak yang akan ku terima diposisi tersebut.

Hmmm, jika itu tentang masa lalu yang kau khawatirkan, maka jangan pernah mencoba menghapusnya dan berdamailah...oke, aku tak akan pernah bisa memastikan masa lalu yang mana yang menyakitkan bagimu..perjalananmu adalah guru mu.. biarkan dia tetap ada menjadi pelajaran berharga di hidup mu. Berhenti, berhenti mencari2 kesalahan mu, atau mencari2 penyebab berakhirnya kalian... yakinkan hati mu, itu adalah bagian skenario yang sudah disediakan tuhan.. kamu hanya harus melakoninya saja, kamu hanya harus mengikuti alurnya saja, honormu adalah rasa iklasmu..

Mungkin, dia adalah bagian dari hal yang menyebabkan hati mu lumpuh... tapi, aku yakin ini bukan salahmu. Ini tentang pilihannya, ini tentang apa yang dia putuskan... dan yang dia lakukan adalah, menjadi bagian dari deretan orang yang mengecewakanmu..

Lalu selanjutnya apa?? trauma2mu, membuat langkahmu tak seringan biasa..pundakmu tak setegap biasa..pertimbangan mu yang membuat mu sering kali harus mengambil sebuah keputusan berat..

Dan aku, aku tau....bisa jadi, aku adalah bagian didalamnya yang kamu khawatirkan... membuat mu memilih terjaga dimalammu..hey... tatap baik dalam mataku... dan dengar baik setiap sikapku.. naluriku, tidak buas, tidak menerkam, apalagi memangsa...jadi tenanglah... bukankah kita akan saling melindungi.. :)

Dan jika ini tentang seseorang yang kau harapkan, lalu menghilang membawa harapanmu, yakinkan hatimu engkau tidak pernah sedikitpun kehilangan harapan..engkau hanya sedang berharap kepada sebuah ketidak pastian.. dan mungkin ini juga salah ku.. salahku membiarkannya tumbuh..

Sekarang, kamu sedang dalam proses tumbuh, menjadi sesuatu yang bergerak dinamis, kearah kutub positif..aku tau, gamang bagimu menatap masa depan.. aku hanya ingin kau tegas kepada dirimu.. untuk memutuskan berbahagia disetiap langkahmu..
Salam dari ku sebagai saudaramu..
Salam dari ku sebagai sesama perempuan..
Dan salam dariku sebagai sahabatmu...