Rabu, 30 November 2016

BUKA HATI ITU PROSES



Satu dari banyak hal yang menghantui menjelang pertambahan usia adalah urusan cinta..cinta bukan lagi hal yang tabu untuk dibicarakan... seolah membahas cinta adalah bagian dari keterbiasaan... enigma cinta tidak lagi dibahas dengan kode-kode menyindir, tapi lebih ke frasa yang menusuk..*kejaaam...sangaaaaat kejaaam 
(note : galau karna patah hati, atau galau karna mesti jatuh cinta itu” beda tipis”, sama engapnya bung)

Semua terasa membabi buta..mengejar,,,menerkam... mengkoyaaak ... memporak porandakan... (oke ini terlalu lebay) ...
smuanya serasa monster..mulai dari kluarga, teman, sahabat, suaminya sahabat, pacarnya sahabat, temannya sahabat, temannya kluarga, ibuk2 penjaga warung, ibuk penjaga toko kosmetik, oom penjaga toko makanan, ante penjual ayam, kenalan kluarga yang berpapasan dijalan, teman kecilnya orang tua yang ketemu pas kondangan, temannya nenek, oom penjual pakaian anak, orang2 dikampung asal dan aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa (*kutukan apa ini Tuhan)#seandainya saya memiliki kemampuan super hero, maka saya hanya ingin menghilang dan muncul didesa tak berpenghuni kemudian saya hidup tenang selamanya.....aiiiiiih
Kebayang nggak sih rasanya jadi saya?? Please bayangin ...please... kayaknya oksigen2 saya direnggut,  kayak pertanyaan2 itu mencemari pernafasann, mengkotori paru2  saya, rasanya engap..nggak bisa napas...lama2 bisa bronkitis... setiap pertanyaan seperti  mengandung zat2 beracun melebihi beracunnya asap rokok... kayak nggak punya arah untuk menapak lagi... hahaha *jangan anggap ini  lebay.. positip ilha positiiip

Smuanya bertubi-tubi... menjawab dengan ngelenyeh atau tertawa seakan berasa apalah apaya apadong apasih...setidaknya dalam minggu ini, saya seperti kehilangan 70% dari hidup saya hanya untuk membahas status...seperti status saya adalah sesuatu yang mengganggu dan merasuki fikiran mereka...
*bersama kluarga
“ilha desember ini 23 ya?? Haris 25?”
“iya.. knapa??? Bliin kado ??”
“kapan kami punya mantu??haris bolehlah 28 atau 30..ilha kapan??” 
“Cuma diem ..dalam hati..(tombak gue...tombaaak)”

*bersama sahabat
“udah 23...udah pantes tau...makanya buka hati.. selebar2nya... nunggu apalagi, nggak bosan tidur sama guling??”
“bukaaan gitu.. (dalam hati sianida mana sianida??)

*bersama teman
“kapan nikah??”
“rencana sih jumat...insyaa allah”
“jangan lupa undang ya???”
“ya tergantung kalau undangannya udah selesai.. masih adamasalah diundangannya..undangannya masih nunggu nama pihak lelaki..jumatnya juga belum pasti jumat minggu kapan, bulan apa, sama tahun berapa...kamu kapaan?
“laailaahaillallaaaah...!!!! awaaaaas ya .... hehehe... insyaa allah habis lebaran”
“tahun depan??”
“iya insyaa allah... tapi ingat..undangan  rizka afdhilla & patner...mesti ada patner..cateeeeet..”
“haaa...( ngasih deadline seenaknya...hey lebaran itu juni kan ya...ini udah november dan ngasih kode seenaknya ..ampuuun)

*suaminya sahabat
“ada orang lagi nyari istri... orangnya baik”
“heh.. bang rudiiiiiii... knapa emang bg??”
“mau nggak???”
“hahaha... ainuuun bg rudi ini tolooooong”
“heh seriuuus”
“(tiduuuuur aja tiduuuur)”

Daaaan... cukuuuuuuuup...jangan tanya yang lain2nya seperti apa,, oksigeeen toloooong...
Suatu hal yang saya sadar, bahwa Tuhan itu selalu adil... kemampuan saya membuly orang akan sebanding dengan bulian orang terhadap saya...jadi intinya, sebelum ngebuly orang siapin mental buat di buly... walaupun kamu jomblo yang sakinah sekalipun...

Well...bukan jatuh cinta yang sulit...tapi meyakini untuk menseriuskan cinta.. itu yang lebih sulit..
Ini bukan tentang metamerfosa seperti yang saya tulis kemaren...yang suka tinggal jadian terus nggak cocok putus..menseriuskan selangkah lebih terarah..mungkin nyaris sama dengan pacaran taarufan atau apapun itu, hanya saja menseriuskan lebih memiliki tujuan...tenanglah.... berhenti bertanya...saya tidak akan kemana...saya tidak pernah menutup hati...

Hmmm.. saya tak pernah tau kapan hati saya akan terpanah cinta... kalau bisa tertombak, tertikam, tertembus hingga saya hidup seutuhnya dengan cinta...ehk... sayangnya saya tak pernah bisa memastikannya..deduksi2 cinta hanya akan menjadi klise saat saya tidak bisa memberi jawaban..

Hmmmm....
Jatuh cinta memang butuh proses...awalnya saya benar2 harus berdamai dengan masa lalu... lalu menyembuhkan luka2 yang seringkali terbuka karena kenangan2 sepintas lewat di kepala...dan saya telah melakukannya... saya telah melewatinya...saya bisa meyakini ini...

Sekarang,mungkin waktunya bagi saya untuk mengalahkan ketakutan2 untuk jatuh dilubang yang sama.membuang jauh2 praduga dikepala tentang mengalami kegagalan yang serupa.saya hanya butuh mengenyampingkan rasa sakit dihati yang sering membuat saya tidak percaya..
Yaaaa...saya akan memulai...memulai untuk berjudi dengan diri sendiri tentang rasa dan taruhan besar bernama jatuh cinta... jangaaan takut...nanti saya sendiri yang akan berspikulasi tentang resiko-resiko jika kembali membuka hati, meski dengan seorang yang tak saya kenal sekalipun....

Tenanglaaah...akan ada waktu dimana seseorang bisa meyakinkan saya, dan membuat saya berani berjudi... dan dia ikut mempertaruhkan hatinya dimeja judi....tenanglaaah akan ada waktu dimana semua berhasil dilalui....

Sebelumnya, dear para penjudi cinta....
Jangan seenaknya pergi setelah kamu berhasil membuat seseorang kembali membuka hatinya... jatuh cinta memang remeh, tapi ada waktu dimana cinta tak sebecanda itu..


Minggu, 27 November 2016

LAST CHILD - SEKUAT HATIMU

Ku mohon hentikan air matamu mama
Bila ternyata harus putus sekolahku
Dan ku pilih gaya hidup yang tiada
Pernah indah di matamu

Tak mampu ku mengampuni diriku mama
Bila ku cerna harunya arti doamu
Yang kau panjatkan untukku saat ku bawa diriku
Semakin dalam ku terjatuh

Bila ku tak pernah sanggup untuk bangkit dari
Kegagalan yang tak seharusnya kau sesali
Karena kenyataan hidup yang aku jalani
Tak seindah saat ku dengar engkau bernyanyi

Peluklah lelah jiwaku mama
Yang terluka dipecundangi dunia
Hanya kasihmu yang mampu lindungi lemah hatiku
Yang tak sekuat hati...mu

Bila ku tak pernah sanggup untuk bangkit dari
Kegagalan yang tak seharusnya kau sesali
Karena kenyataan hidup yang aku jalani
Tak seindah saat ku dengar engkau bernyanyi

Peluklah lelah jiwaku mama
Yang terluka dipecundangi dunia
Hanya kasihmu yang mampu lindungi lemah hatiku
Yang tak sekuat hati...mu

Peluk hati kecil yang penuh dendam ini
Ajariku tuk menghapus sebuah rasa benci
Biarkan kasih lembutmu sentuh hatiku
Ubah aku jadi buah hati yang dulu


Peluklah lelah jiwaku mama
Yang terluka dipecundangi dunia
Hanya kasihmu yang mampu lindungi lemah hatiku
Yang tak sekuat hati...mu

Peluklah lelah jiwaku mama
Yang terluka dipecundangi dunia
Hanya kasihmu yang mampu lindungi lemah hatiku
Yang tak sekuat hati...mu

Jumat, 25 November 2016

HOROR



Jangan kira dengan judul seperti itu, berarti saya akan menulis cerita tentang tutorial ngejaga lilin, cara mandi kembang, membakar menyan, atau kutukan malam jumat.. sekarang malam jumat ya ??? *hening yang panjang, merinding.. (serem mana sama malam minggu?? )..
#oke lebih serem malam minggu *melek kembali...hahaha

Oke, setelah sekian lama hadir dengan tulisan yang bisa dibilang *klise, tapi yang ujung dari intinya adalah kepedihan, yang sebenarnya kepedihan tersebut sangat absurd untuk dimengerti, bukan karena tulisannya nggak jelas, tapi karena levelnya mungkin lebih sulit dari pada hard tapi agak sedikit  expert  untuk diceritakan...(apalaaaah)... pedih ntah karena dani pedrosa gagal meminang saya tahun depan, karna gagal dalam memperbaiki karirnya, ditambah lagi cideranya, yang tidak memungkinkan saya berharap banyak lagi kepadanya.. (*ngawur kok berasa lebih horor) *ehk...
CUKUP CERITA KEPEDIHANNYA...hidup mesti seimbang...

Oke.....
Horor itu BUKAN tentang malam jumat, terus kebangun lewat tengah malam, dengan keadaan lapar...(baca:bukan saya) bukan.....bukaaan itu....
Atau bukan tentang misteri tuyul dan mbak yul, kisah jin dan jun, atau mistiknya jiny oh jiny.. (ini adalah kisah horor yang dikemas sedemikian rupa yang dicekokin ke saya sejak kecil, sumpah ini horor, berbau mistis, alam ghaib, tidak nyata) #EHK
Kamu tau horor itu apa??? Horor itu suatu keadaan, dimana terjadi disadaptasi atau maladaptasi, dimana kamu tidak bisa menstabilkan antara perasaan, pikiran, dan kenyataan... *berfikir keras..  (note:jangan mencari definisi penulis di KBBI)
Contohnya... (terlalu kejam rasanya jika harus mengambil contoh orang lain)
saya jomblo (makna yang sebenarnya) atau apapun kata yang mewakilinya. Tapi, ada kondisi dimana saya berinteraksi baik dengan keadaan tersebut, ada keterbiasaan, ada penerimaan dan hal2 yang membuat saya berada dengan zona aman, berada dalam zona nyaman, dengan status tersebut...tidak serta merta status tersebut membuat saya menjadi makhluk paling terkutuk ternista..tidak serta merta membuat saya dengan status tersebut memegang HP 7hari, 24 jam, 60 menit, dan 3600 detik dalam keadaan tragis mengganaskan... tidaaak .....maka ini SAMA SEKALI BUKAN HOROR

tapi HOROR itu adalah ketika...dia jomblo (makna tragis), ditanya kapan nikah, disuruh buka hati yang selebar-lebarnya, ditanyain “eh tidur masih sama guling ya?”, “eh kapan nyusul”...(hahaha bukan saya)
suatu keadaan dimana zona aman kamu diusik membuat adanya ketidak stabilan untuk membuat suatu tindakan maka ini adalah HOROR yang sebenarnya ..(lebih tepatnya kamv**t moment)#gubrak

HOROR tidak melulu tentang mistik... tapi horor selalu identik dengan sesuatu yang tidak tampak.. (kayak perasaan misalnya ya?? Ups)..sesuatu yang tidak tepat momentumnya... dan kisah horor yang paling purba adalah cinta...
Saking purbanya cinta tak peduli dimakan tahun, diusik senja, ditelan malam, dan dia tetap bertahan tanpa menua.. kisahnya itu2 saja...membuat orang menghamba padanya..kisah naif cinderala, kisah fiktif putri salju, awal peradaban adam hawa, kisah tak sudah rama shinta, kisah tragis romeo juliet, kisah romansa habibie ainun, kisah tragedi zainudin hayati, atau kisah dibutakannya malin kundang..tak peduli mitologi seluruh dunia atau sekedar cerita rakyat diplosok tak bernama..oke... dan cinta selalu menghidupkan cerita..*krik krik krik

Saking purbanya cinta...bahkan saya bisa menghafal metamerfosa jatuh cinta tanpa saya harus membacanya .. (ntah dengan batin ntah dengan pengalaman..) hahaha
Kenal-dekat-suka-jadian-dibikin bahagia-dibikin bahagia banget- dibikin bahagia banget sampai cinta mati-terjadi sesuatu-konflik pola fikir-memburuk- makin parah- parah banget- didiemin, dibikin panik, dibikin bingung, dibikin nangis, nggak karuan- dipertahankan-memburuk lagi-kacau sampai guling2-kacau sambil marah2-putus-nangis gulung gulung dikamar- susah move on-akhirnya move on –lalu kenal lagi-dekat lagi- suka- dan seterusnya...

Urusan cinta sebenarnya klasik.. tapi horor... membunuh... sampai2 pas patah hati semua sugesti A sampai Z itu kayak hapalan diluar kepala.. “yang sabar ya, mungkin dia bukan jodoh”, “mungkin tuhan sedang mempersiapkan yang terbaik”, “kamu mencintai orang yang salah”, “masih ada yang lebih baik dari pada si punyuk itu”, “berterimakasihlah dia telah mampir”... dan bla bla bla..
Dan kamu tau, saat seseorang patah hati sugesti seperti itu hanya penguat bibir bro... karna satu2nya hal yang diharapkan orang yang patah hati adalah : Diajak balikan sama orang yang bikin hatinya patah.. dan hal itu akan terus bergerak sampai dia sadar, atau memang dia kembali membuat metamerfosa lagi..
*nggak usah ngelirik saya, saya bergerak sampai sadar..#catet
HOROR KAN...

Tidak tau ini akan berlaku untuk orang lain atau hanya saya saja... tapi cinta itu HOROR..
Apalagi saat patah hati... saat patah hati saya hanya berharap berlari sejauh yang saya mau, terus ditabrak kereta api(kalau bisa pas ketabrak ngerasain naik kereta api, nggak usah pakai ambulan kerumah sakit), tapi jangan sampai mati, jangan cidera juga, kayak di pilem2, cukup khoma lamaa sekali, lalu bangun dengan kondisi amnesia dan terlahir kembali... hahaha

Apapun itu.... saya mungkin tidak bercerita seserius itu... tapi ada keseriusan terselip dicandaan..belajarlah dari candaan ..ambil yang penting dan tertawkan yang membuat rileks.. love is not easy... but love is not difficult.. and he always put you in an unexpected reality..





Rabu, 23 November 2016

DEAR KESAKITANKU



by : Rizka A
Dear kesakitanku...

Aku tau,
panjangnya terombang ambing ini membuat hatimu terluka..
terkikis habis..
tersayat perlahan namun menikam dalam.
Aku juga tau,
ingin sekali kau berteriak
tapi tanpa pernah kau tau mengapa
kau hanya terdiam dalam isak yang mencekat nafasmu..

Kau...
Kaulah yang paling bertanggung jawab untuk rasamu,
memutuskan untuk bersedih
atau memilih berbahagia..
tak peduli topeng apa yang gerah menyelimuti wajahmu..
dalam sepersekian detik kau harus mengunduh memainkan topeng mu,
kau mafia rasa,
tak masalah bagiku

Tak perlu..
tak perlu kau mengeluhkannya seolah sukmamu sangat tersakiti...
tak pantas kau menangisdiatas sinema kepedihannya,
tak pantas kau meratap dalam huyungan kepedihan hatimu.
jangan pernah menangis dihadapannya,
kau yang mesti membendung air matanya,
dia butuh kau sebagai agunannya,
bukan menjadi api pada lilin yang membuatnya meleleh habis..
hatimu itu harus kau asah tajam..
harus kau pupuk kuat..

Jika harus melihat
maka lukanya lah yang lebih dalam...
jika harus merasa
maka pedihnya yang lebih menikam.
jika kau ingin berteriak,
maka dia lah yang lebih berhak berteriak,
jika ingin marah
maka dia lah yang paling pantas marah,
dan jika ingin menangis dan lelah
maka itu bukan apa-apa..

Aku tau...
Disakiti kau bisa hadapi..
Dan walau seluruh dunia meninggalkanmu dan pergi kau takkan pernah peduli
Jika semua melupakan mu kau tak akan selemah ini
Tapi saat kau menyadari betapa dia terluka
Kau menangis menyaksikan betapa berantakannya enigma dunia..
Tenanglah,..tenanglah..
Jangan pernah lari..tetap saja disana
Aku bersamamu..
Dear kesakitanku

Jumat, 18 November 2016

METALLICA-FUEL


bisa jadi saya mengerti apa yang terjadi... tapi belum tentu saya melewati dengan benar...

tulisan2 yang ditulis dilembaran tisu, setiap kali memikirkan sesuatu dimanapun, yg disimpan dari beberapa tahun yang lalu

sudah lusuh, tapi masih sama

METALLICA-FUEL....
Gimme fuel
Gimme fire
Gimme that which I desire
Ooh!
Yeah!
Turn on... I see red
Adrenaline crash and crack my head
Nitro junkie, paint me dead
And I see red
One hundred plus through black and white
War horse, warhead
Fuck 'em man, white-knuckle tight
Through black and white
On I burn
Fuel is pumping engines
Burning hard, loose and clean
And on I burn
Churning my direction
Quench my thirst with gasoline
So gimme fuel
Gimme fire
Gimme that which I desire
Ooh
Turn on beyond the bone
Swallow future, spit out home
Burn your face upon the chrome
Yeah!
Take the corner, join the crash
Headlights, head on, headlines
Another junkie lives too fast
Yeah lives way too fast, fast, fast, oohhOH!

On I burn
Fuel is pumping engines
Burning hard, loose and clean
And on I burn
Churning my direction
Quench my thirst with gasoline

So gimme fuel
Gimme fire
Gimme that which I desire

Yeah-heah

White knuckle tight!

Gimme fuel
Gimme fire
My desire

On I burn
Fuel is pumping engines
Burning hard, loose and clean
And on I burn
Churning my direction
Quench my thirst with gasoline

Gimme fuel
Gimme fire
Gimme that which I desire
Ooh

On I burn

Senin, 14 November 2016

CERITA PADA SUATU MALAM



Malam itu, sialnya saya terbaring tanpa terpejam. Hmmm Ada yang berbeda memang. Tapi yakinlah bukan kepedihan penyebabnya. Dia telah tenang pergi walau dengan kilau nista. tak ada lagi kutukan serapah menggambarkan pedihnya nelangsa.
tidak,...


nanar mata dari langit-langit yang suram, beralih menelusuri tepi eternit, terpaku pada dentang detik jam didinding suram bilik saya.. jam dinding berbentuk hati dengan hiasan rose didalamnya.. tidak peduli apa yang terjadi, saya membiarkan dia berlalu walau masih terpaku..dia menunjukkan pukul stengah 4, yang berarti dia telah membiarkan saya 2 jam belalu..seperti ada magis yang membuat saya hanya membisu. Bahkan untuk meraih handphone-handphone disudut bantalpun tidak mampu..

ada lelah yang memilu..ada resah yang menghantu, atau....
yaa atau...
dentingan itu seolah memaksa saya untuk berhenti  terpaku, menapak menuju meja disudut lemari.. hmmm...mereka masih sama, masih dengan sumringah ceria..tercipta untuk membeku kaku, menjadi teman walau hanya bisu..

tak apa... tak apa jika kau hanya terdiam menatapku..menjadi saksi bercerita tentang rindu,  menangis disaat pilu atau tertawa ceria dan haru...
saya duduk setelah menarik bangku..mata saya melirih pada sekuntum adelwis.. bunga keabadian yang saya dapat beberapa tahun lalu, sebagai oleh2 dari ntah siapa kala itu... sekian tahun dan bunga itu masih sama..tidak layu, tidak berubah...dan kadang saya merasa malu, malu pada sekuntum bunga yang tak pernah layu, malu pada sekuntum bunga yang tidak berubah, tetap kuat, tetap indah, tetap dikenal...yaaa saya kalah hebat dibanding dia...
lalu tertegun, dihadapkan dengan foto2 tanpa bingkai yang tersusun rapi.foto yang diputuskan untuk dicetak. yang nyaris selalu memiliki kekuatan membangkitkan memori saat melihatnya...pahit ataupun manis...mengingatkan saya kalau saya pernah tidak sendiri terdiam seperti malam ini, mengingatkan bahwa saya bisa berbagi.. mengingatkan saya tentang tertawa, tentang menunggu, atau tentang janji yang sering tak tertepati.. ada pesan2 yang sempat tak dibalas, ntah karna ego atau memang lupa...atau pesan yang kemudian masuk daftar draft tak terkirim karna sulitnya pulsa... haaa.. iyaaa...semua pernah saya lalui..
masa lalu selalu hidup saat melihat gambar yang tercetak..

perlahan, tubuh saya bangkit... ajaib, seperti ada tamparan yang menyadarkan saya...mundur selangkah, menatap sekeliling ruangan, lalu bergumam “cukup... saya lelah terjaga malam ini... subuh akan datang..saya tidak akan muram, saya tidak pernah akan...saya akan mengadu pada Tuhan.. salam”