Hei....
Slamat datang penghujung tahun....
Terimakasih untuk 2017 yang menyenangkan.... terima kasih
untuk semua tawa, canda, cinta, dan semua pembelajaran yang memutar balik
emosi...
hmmm.... tahun lalu saya menyambut 2017 dengan segala
kepesimisan, dengan sgala rasa pasrah, menyerah ataupun apatis... tahun lalu
saya menyambut tahun baru dengan menyerahkan hati saya seutuhnya kepada Sang
pembolak balik hati,,,ada tubuh yang tak bergeming menatap langit, seiring
ledakan pecahan api dilangit.. tak ada jari yang mengacung kelangit, untuk
mengutuk langit, menyerapahi hidup, atau memberi hentakan pada diri....
TIDAK.... TIDAK SAMA SEKALI...
saya datang kepada 2017 dengan rasa yakin tak yakin....
Tapi, Tuhan selalu baik.... rancangan sang pembolak balik
hati... menitipkan dia dalam bentuk asa... membuat rasa pesimis, dan apatis
saya perlahan pudar... menemani sepanjang 2017..saya masih bersyukur..
Banyak hal mengejutkan sepanjang 2017... ntah didalam
keluarga, atau diluarnya... dan saya melewatinya... dengan baik... yaaa
setidaknya tak ada kata lari untuk tahun ini...
Dan sekarang saya menemui penghujung tahun... satu2nya hal
terkuat yang bisa saya lakukan adalah iklas...melepas...
Kepada diri....terimakasih telah bertahan...terima kasih
telah berusaha sejauh ini... ada apreasi yang pantas untuk saya
hadiahkan...bukan untuk mengangkat dagu mu, menongakkan kepalamu, atau
membusungkan dada...bukaaan...sebuah apresiasi yang aku hadiahkan agar kau
menegakkan kepalamu, menegakkan tubuhmu, dan merawat lukamu... tak perlu bagiku
mencari2 kesalahanmu sepenjang tahun, aku menerima dalam bentuk apapun kamu,
teruslah belajar, hadapi setiap proses, bersyukurlah, dan berbagi untuk
berbahagia.... ada keluarga, yang walaupun tak bisa kau rengkuh seutuhnya, tapi
bisa kau miliki seutuhnya, walaupun kau harus sadar tidak
selamanya...syukurilah mereka yang menjadi bagian dari nadi, nafas, ataupun
harapan untuk hidup...aku menghargai setiap perjuangan mu wahai diri...
Kepada kamu yang mengisi 2017... terimakasih untuk bahagia,
rasa nyaman, dan telah menjadi sahabat, teman, ataupun pasangan kala
itu...jikapun hari ini aku bukan lagi perempuan dihatimu, aku tak
membencimu...jikapun hari ini kau menjauhi, mengabaikanku, ntah karna amarah
padaku, sikapku, kebebasan yang ingin kau nikmati, atau memang ada hal yang
memberatkan bagimu, aku tak akan memaksa..aku tak akan marah...tidak juga
membenci, bahkan jika kau berusaha membuatku menyerapahimu...tidak akan...aku
percaya takdir...bahwa semua hal yang ditakdirkan untukku akan diberi Tuhan
kepadaku, dan jika itu bukan milikku berarti Tuhan sedang mengajari aku, agar
aku siap menerima takdir lainnya...hiduplah dengan bahagia...dengan sehat..
bahkan jika aku mendengarkabar kau sedang tak sehat, aku tau kau tak akan
mempedulikan apa2 pesan dariku.... tapi jika suatu saat kau membacanya,
ingatlah untuk tetap hidup sehat, carilah obat jika kau sakit, jangan menunda2,
karna dirimu sendiri adalah dokter untuk dirimu...jika kau berbahagia, tetaplah
bersyukur, dan jangan lupakan ibadah kewajibanmu...salam dariku...sahabatmu...satu
hal yang tak kupungkuri..tetap saja kau sahabatku...
Kepada semua sahabat yang memilih untuk tetap bertahan,
untuk tetap bersikap ada... terimakasih..untuk tetap tabah dengan rengekan ku,
sifat cengeng, manja, atau kekanak2annya diriku... terima kasih untuk tetap sabar,
menasehati, dan mengingatkan ...tetaplah menjadi yang terbaik, tetaplah menjadi
yang tersabar...berceritalah saat kalian terbentur, dan beritahu aku jika aku
bersalah...ajari aku banyak hal untuk bertahan...ajari aku banyak hal untuk
bergerak maju...
Haaaah...
Penghujung tahun....
Beberapajam lagi 2018...dan lagi2 saya belum
memilikiresolusi apa2...
Hanya rasa ingin berdamai,,,, yaaa saya hanya datang dengan
berdamai,..
Berdamai dengan hidup, dengan kenyataan..dan takdir..
Tunggu saya untuk harapan, untuk angan...maafkan saya
...maafkanlah...