Kita,
Kita pasangan spele... sespele kita meributkan hal-hal itu
saja, sespele aku kehilangan kabar, lalu kamu datang seolah tak ada apa2,
sespele aku menangis saat yang kudapat adalah sisa waktumu, spele kita berdebat
dengan ego lalu kembali dengan dengan senyum yang mendamba pelukan..kita (mungkin hanya saya) memulai dari hal
spele... bahkan Tuhan menjatuhkan hatiku padamu dari hal spele yang membuat
kita saling lebih mengenal. Sespele semua sindiran, guyonan atau cemooh antara
kita..
Kita,..
menjalani hubungan kadang dengan cita rasa konyol...yaaa
sekonyol kamu membangunkan aku ditengah malam, lalu meninggalkan aku sendiri
dan kamu tertidur pulas setelah hari berisik mu, sisanya hanya aku yang tetap
masih terbangun dengan rasa kesal. Atau sekonyol aku yang tak sungkan melakukan
hal-hal yang ingin ku ketahui, atau sekedar mencicipi rasa kelelahan... hah...
iya rasa kelelahan adalah asin..hahaha....aku dengan semua hal yang berantakan,
dan kamu dengan semua keteledoran..
kita butuh apresiasi untuk apa yang kita jalani, untuk
pilihan yang kita pilih... iya ada keberanian yang butuh kita apresiasi, yang
sebenarnya (mungkin) sangat disayangkan... hmmm, keberanian untuk saling
menanti, walau dalam ketidak pastian.. tapi bukan berarti tak bisa..
Sulit??? Tidak...
Ga pernah ada kata sulit, ini hanya tidak mudah... lebih
mudah rasanya saat aku membayangkan untuk tidak memilih, saat aku hanya harus
menerima, seperti tidak ada kosekuensi apa-apa..*nunggu dijodohin sama
pangeran arab misalnya.... tapi lagi-lagi, memilih adalah jalan hidup yang
berani dan pantas diapresiasi
Bertahan??? Sejauh ini aku akan katakan ya, saat aku masih
hidup dalam harapan saat menunggu...karna bagiku, berhenti untuk memiliki
harapan, sama saja dengan mati sebelum mati..
Membencimu... ??hahaha
Aku sangat membencimu... lebih besar dari apa yang kau
bayangkan... aku membenci setiap hal yang membuat ku seperti berhenti hidup,
membuat ku seperti merasa sesak, membuat ku seperti melakukan semua kebodohan,
membuatku menangis seharian.. aku benar-benar membencimu dengan sejuta serapah
yang tak pernah bisa aku makikan..
Lalu ??
Lalu aku harus apa, saat aku tau KAMU obat dari semua
kebencianku....
hei,...
membosankan bagiku saat aku harus menjalani dengan cara mu..maka
aku memulai menjalani menurut hati ku..
dengan caramu,
kamu tau, aku merasa berada di fase-fase datar... fase
dimana rasanya biasa saja.. bahkan cendrung membosankan...ingin tau banyak
halpun kadang masih salah.. hampir tak ada hal mengejutkan atau sekedar hal
manis dari mu...atau hal-hal manis yang
kamu biasakan..katamu, kamu takut jika suatu saat hal-hal yang manis
menyakitkan saat terjadi apa-apa..tapi kau tau?? tidak adanya sesuatu yang
manis atau mengejutkan kadang cita rasanya menjadi hambar, membuat apa-apa
selalu terjadi... memang keadaan tak lagi sama.. kau dengan tanggung
jawabmu...aku memahami mu..tetap disini menjadi sosok blakang layar mu,
aku yakin, kamupun jauh lebih menyadarinya...katamu, aku
terlalu banyak berfikir, tapi kamu tau?? bagiku, kamu sedang memikirkan suatu
hal yang besar...ketakutanmu, hmmm jujurlah..
hmmm...jangan takut dengan smua kemungkinan terburuk... aku
hanya ingin menjadi apa adanya seperti biasa... dengan semua hal kritis, konyol,
menjengkelkan atau memusingkan sekalipun...
dengan cita rasa keasinan, kepedasan, kemanisan, atau kepahitan sekalipun..
apapun ... asal jangan hambar...jika air tawar masih melegakan dahaga, hambar
tidak berasa lebih baik...akan ada waktu semua rasa menjadi pas saat kita
mengikuti prosesnya..yaaa belajar memasakpun butuh proses sampai semua rasa
pas.. santai saja dengan semua pesan dari ku... tulisanku..keterikatan ku,
kemanjaanku, atau semua hal yang memusingkan dari diriku kepadamu..karna
hal-hal rumit dari ku saat semuanya ditanggapi kamu, membuat aku merasakan
hangat.. dan semua kehangatan membuat aku belajar berekspresi lebih banyak..dan segala ekspresi yg dari
hatimembuat aku merasa lebih cantik dan awet muda..
bebaslah..
bergaullah dengan semua teman yang kamu senangi, tertawalah
dan ceritakan banyak hal baru, lindungilah semua orang yang seharusnya kamu
lindungi, jagalah dan bersikaplah baik..tapi jangan lupa, kita juga sedang
dalam petualangan, berlayar berurusan bukan hanya dengan ombak,ada angin, hujan
badai atau gerimis yang sewaktu2 bisa menyapa..bersikaplah hangat, fleksibel
seperti apa adanya untuk apapun batasan yang bisa kita lewati... ceritakan
kepadaku banyak hal seperti biasa, kepahitan atau menyakitkan sekalipun. Tapi
jangan lupakan indahnya..
Bahkan jika pada akhirnya kita tak bersama, kita belajar untuk
saling mengungkap rasa, untuk jujur pada setiap rasa..kita menghidupkan sesuatu
yang maya, menikmati setiap keadaan dengan syukur yang nyata...
Haaah... sudahlah..
Hari ini aku akan berhenti.. bukan berhenti untuk perasaanku
kepadamu, tapi, aku berhenti untuk PEDULI... ntah kita akan berjodoh atau
tidak, ntah kisah seperti apa yang akan kita terima pada akhirnya, hari ini aku
memutuskan untuk hidup dihari ini, menghabiskan setiap tawa ataupun tangis
bersamamu... berbicara tentang semua hal nyata atau naif bersama mu, mengecap
setiap pahit atau manis alur kita..menikmati hari ini....bahkan semua hal manis
yang kau takutkan, bahkan semua romansa yang kamu sebut drama...aku hanya
menjadi diriku dan aku berhenti untuk peduli..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar