Sabtu, 23 Desember 2017

KITA



Kita,
Kita pasangan spele... sespele kita meributkan hal-hal itu saja, sespele aku kehilangan kabar, lalu kamu datang seolah tak ada apa2, sespele aku menangis saat yang kudapat adalah sisa waktumu, spele kita berdebat dengan ego lalu kembali dengan dengan senyum yang mendamba pelukan..kita  (mungkin hanya saya) memulai dari hal spele... bahkan Tuhan menjatuhkan hatiku padamu dari hal spele yang membuat kita saling lebih mengenal. Sespele semua sindiran, guyonan atau cemooh antara kita..

 Kita,..
menjalani hubungan kadang dengan cita rasa konyol...yaaa sekonyol kamu membangunkan aku ditengah malam, lalu meninggalkan aku sendiri dan kamu tertidur pulas setelah hari berisik mu, sisanya hanya aku yang tetap masih terbangun dengan rasa kesal. Atau sekonyol aku yang tak sungkan melakukan hal-hal yang ingin ku ketahui, atau sekedar mencicipi rasa kelelahan... hah... iya rasa kelelahan adalah asin..hahaha....aku dengan semua hal yang berantakan, dan kamu dengan semua keteledoran..

kita butuh apresiasi untuk apa yang kita jalani, untuk pilihan yang kita pilih... iya ada keberanian yang butuh kita apresiasi, yang sebenarnya (mungkin) sangat disayangkan... hmmm, keberanian untuk saling menanti, walau dalam ketidak pastian.. tapi bukan berarti tak bisa..
Sulit??? Tidak...
Ga pernah ada kata sulit, ini hanya tidak mudah... lebih mudah rasanya saat aku membayangkan untuk tidak memilih, saat aku hanya harus menerima, seperti tidak ada kosekuensi apa-apa..*nunggu dijodohin sama pangeran arab misalnya.... tapi lagi-lagi, memilih adalah jalan hidup yang berani dan pantas diapresiasi

Bertahan??? Sejauh ini aku akan katakan ya, saat aku masih hidup dalam harapan saat menunggu...karna bagiku, berhenti untuk memiliki harapan, sama saja dengan mati sebelum mati..

Membencimu... ??hahaha
Aku sangat membencimu... lebih besar dari apa yang kau bayangkan... aku membenci setiap hal yang membuat ku seperti berhenti hidup, membuat ku seperti merasa sesak, membuat ku seperti melakukan semua kebodohan, membuatku menangis seharian.. aku benar-benar membencimu dengan sejuta serapah yang tak pernah bisa aku makikan..

Lalu ??
Lalu aku harus apa, saat aku tau KAMU obat dari semua kebencianku....

hei,...
membosankan bagiku saat aku harus menjalani dengan cara mu..maka aku memulai menjalani menurut hati ku..
dengan caramu,
kamu tau, aku merasa berada di fase-fase datar... fase dimana rasanya biasa saja.. bahkan cendrung membosankan...ingin tau banyak halpun kadang masih salah.. hampir tak ada hal mengejutkan atau sekedar hal manis dari mu...atau hal-hal manis yang  kamu biasakan..katamu, kamu takut jika suatu saat hal-hal yang manis menyakitkan saat terjadi apa-apa..tapi kau tau?? tidak adanya sesuatu yang manis atau mengejutkan kadang cita rasanya menjadi hambar, membuat apa-apa selalu terjadi... memang keadaan tak lagi sama.. kau dengan tanggung jawabmu...aku memahami mu..tetap disini menjadi sosok blakang layar mu,
aku yakin, kamupun jauh lebih menyadarinya...katamu, aku terlalu banyak berfikir, tapi kamu tau?? bagiku, kamu sedang memikirkan suatu hal yang besar...ketakutanmu, hmmm jujurlah..

hmmm...jangan takut dengan smua kemungkinan terburuk... aku hanya ingin menjadi apa adanya seperti biasa... dengan semua hal kritis, konyol, menjengkelkan  atau memusingkan sekalipun... dengan cita rasa keasinan, kepedasan, kemanisan, atau kepahitan sekalipun.. apapun ... asal jangan hambar...jika air tawar masih melegakan dahaga, hambar tidak berasa lebih baik...akan ada waktu semua rasa menjadi pas saat kita mengikuti prosesnya..yaaa belajar memasakpun butuh proses sampai semua rasa pas.. santai saja dengan semua pesan dari ku... tulisanku..keterikatan ku, kemanjaanku, atau semua hal yang memusingkan dari diriku kepadamu..karna hal-hal rumit dari ku saat semuanya ditanggapi kamu, membuat aku merasakan hangat.. dan semua kehangatan membuat aku belajar berekspresi  lebih banyak..dan segala ekspresi yg dari hatimembuat aku merasa lebih cantik dan awet muda..
bebaslah..
bergaullah dengan semua teman yang kamu senangi, tertawalah dan ceritakan banyak hal baru, lindungilah semua orang yang seharusnya kamu lindungi, jagalah dan bersikaplah baik..tapi jangan lupa, kita juga sedang dalam petualangan, berlayar berurusan bukan hanya dengan ombak,ada angin, hujan badai atau gerimis yang sewaktu2 bisa menyapa..bersikaplah hangat, fleksibel seperti apa adanya untuk apapun batasan yang bisa kita lewati... ceritakan kepadaku banyak hal seperti biasa, kepahitan atau menyakitkan sekalipun. Tapi jangan lupakan indahnya..

Bahkan jika pada akhirnya kita tak bersama, kita belajar untuk saling mengungkap rasa, untuk jujur pada setiap rasa..kita menghidupkan sesuatu yang maya, menikmati setiap keadaan dengan syukur yang nyata...
Haaah... sudahlah..
Hari ini aku akan berhenti.. bukan berhenti untuk perasaanku kepadamu, tapi, aku berhenti untuk PEDULI... ntah kita akan berjodoh atau tidak, ntah kisah seperti apa yang akan kita terima pada akhirnya, hari ini aku memutuskan untuk hidup dihari ini, menghabiskan setiap tawa ataupun tangis bersamamu... berbicara tentang semua hal nyata atau naif bersama mu, mengecap setiap pahit atau manis alur kita..menikmati hari ini....bahkan semua hal manis yang kau takutkan, bahkan semua romansa yang kamu sebut drama...aku hanya menjadi diriku dan aku berhenti untuk peduli..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar