Minggu, 19 Maret 2017

I HATE SUNDAY



semalam jam 2 pagi saya terbangun seperti biasa...
ntahlah, ntah apa yang membawa saya selalu bangun jam segitu beberapa bulan terakhir... yaaa walaupun pada ujungnya seringkali saya tidur lagi... tapi semalam tidak..
seperti biasa dia masih bangun...yaaa seorang teman yang beberapa waktu trakhir banyak berbagi tentang dirinya.... tentang hidup yang mulai jahat, tentang hidup yang mulai membosankan, atau memang pahit adanya..

hmmm.... saya dan dia sebenarnya sama saja...hanya saja kita hidup dengan skenario yang berbeda, dengan atsmosfir yang jelas tak sama... yaaa, ada impian yang kita letakkan untuk sebuah alasan, ada sakit yang kita benci, sepi yang menyakiti atau tentang hidup yang seringkali ingin saya maki...pahit ??? ntah siapa yang lebih pahit diantara kita...

” hidup kita nggak asik ya??? “ Kata itu yang seringkali ingin saya lontarkan tapi saya menggagalkannya.. yaaa, saya tidak bisa membuat seorang pemuda menjadi cengeng  seperti saya, saya tidak bisa memperburuk emosinya dengan cerita saya, dan yang saya ingin dia tidak pernah berfikir sama seperti saya.. dan sering kali saya menjeda untuk sekedar menghapus air mata saat dia bercerita... hanya karna, saya bisa merasakan rasa sakit yang sama...

Sesekali saya hanya ingin jujur, menangis, berharap dunia memeluk saya...berharap keberadaan saya disadari..sebentar saja untuk mengerti...sebentar saja untuk membuat saya hidup memanusia...sebentar saja untuk berhenti..berhenti berlaku kejam, berhenti untuk memaki....

Dengan kepahitan mereka, saya bisa berhenti memaki diri ...setidaknya saya bisa hadir menjadi tangguh bagi teman2 saya...kadang, saya selalu berharap semua akan berakhir dimulai dari hari ini... tapi faktanya, saya tak pernah menemukan kata berakhir.. lelah... mungkin saya hanya sedang lelah....






Kamis, 02 Maret 2017

INTUISI



Pagi ini fikiran saya menjeda pada satu kata... “INTUISI”...
Kamu tau kan apa it intuisi?? Yaaa, intuisi seperti suatu perasaan yang dirasa, yang mendorong kamu untuk menuju, untuk melakukan, lalu tiba2 menemukan, mendapatkan ...yaaa, katakanlah secara sederhana seperti getaran hati, getaran jiwa, atau sedikit mengarah kepada insting yang menitik beratkan feeling.... *heleeeh apalah...
Dengan kata lain,  intuisi adalah suatu kemampuan memahami tanpa membutuhkan penalaran rasional, tanpa harus dipikirkan,atau tanpa harus menggunakan intelektualitas..yaaa kayak alam bawah sadar memberikan pemahaman tersebut.. (*yaaa kayak aku dan kamu... iyaa kamuuu...ehk *tepok jidat)

Contohnya, kayak kita kehilangan atau mencari sesuatu, terus ntah knapa kita rasanya ingin mengunjungi suatu tempat, yang kita nggak tau kita mau apa, eh tetiba yang dicari2 ketemu... mungkin seperti itu lebih mudah dipahami...
*Atau ...seperti aku yang kehilangan hati aku, ntah kenapa aku selalu berfikir ingin ketemu kamu, menuju kamu, mengikuti langkah kamu, kepoin kamu, padahal kamu nggak jual jeroan, apalagi jual hati, tapi kepikirannya sama kamu...tapi pas ketemu kamu bukannya bawa hati aku yang hilang, malah nenteng-nenteng dia ditangan kamu.... haaaaah ...yang kamu lakuin ke aku.... JAHAT... HAHAHA.....#maaf permisaaah belum disuntik...

Oke... stop aku kamunya.... stop ngelanturnya...
Kembali ke intuisi...
Sebenarnya, intuisi memang juga berlaku untuk cinta, bukan sekedar untuk berbisnis, untuk sukses, atau mencari benda yang hilang... karna yang sangat diandalkan disini adalah perasaan... yaaa, seperti orang tua saya... percaya atau nggak, mama dan adeknya papa adalah teman sekelas semasa sekolah dasar... usia papa dan mama memang lumayan jarak... tapi dengan kata lain mama sering kali berkunjung kerumah adeknya papa, sekedar untuk bermain, atau menjemput sekolah... sedangkan nenek(orang tua mama) saya adalah pelanggan setia di tokonya kakek(orang tua papa)yang papa sering kali menjaga tokonya, yang berarti secara nggak langsung mereka sering kali bertemu, berpapasan... dan hebatnya, mama dan papa tidak pernah saling memperhatikan, saling mengenal,  apalagi menyapa... yaaaa sekejam itu perkenalan mereka... dan kamu tau, dari selama itu mereka saling berpapasan saat ditanya keduanya menjawab, saling tidak mengenal, dan nggak pernah ada rasa (boro2 kenal aja enggak)..

Yaaa, seperti itulah intuisi bertindak... menyatukan mereka yang tidak pernah tau, memberi rasa kepada mereka yang tidak pernah ada, menemukan sesuatu yang semestinya bertemu..toh tidak ada yang kebetulan...
(lalu intuisi saya kemana??) ntah lah... ntah intuisi saya yang kurang tajam, atau memang takdir tidak mempertajam intuisi saya, tapi bisa saja takdir membawa intuisi dia untuk saya... nggak ada yang bisa jamin semesta kecuali Tuhan bukan... ???
yasudah percaya saja....:)😁😅