Pagi ini fikiran saya menjeda pada satu kata... “INTUISI”...
Kamu tau kan apa it intuisi?? Yaaa, intuisi seperti suatu
perasaan yang dirasa, yang mendorong kamu untuk menuju, untuk melakukan, lalu
tiba2 menemukan, mendapatkan ...yaaa, katakanlah secara sederhana seperti
getaran hati, getaran jiwa, atau sedikit mengarah kepada insting yang menitik
beratkan feeling.... *heleeeh apalah...
Dengan kata lain, intuisi adalah suatu kemampuan memahami tanpa
membutuhkan penalaran rasional, tanpa harus dipikirkan,atau tanpa harus
menggunakan intelektualitas..yaaa kayak alam bawah sadar memberikan pemahaman
tersebut.. (*yaaa kayak aku dan kamu... iyaa kamuuu...ehk *tepok jidat)
Contohnya, kayak kita kehilangan atau mencari sesuatu, terus
ntah knapa kita rasanya ingin mengunjungi suatu tempat, yang kita nggak tau
kita mau apa, eh tetiba yang dicari2 ketemu... mungkin seperti itu lebih mudah
dipahami...
*Atau ...seperti aku yang kehilangan hati aku, ntah kenapa
aku selalu berfikir ingin ketemu kamu, menuju kamu, mengikuti langkah kamu,
kepoin kamu, padahal kamu nggak jual jeroan, apalagi jual hati, tapi kepikirannya
sama kamu...tapi pas ketemu kamu bukannya bawa hati aku yang hilang, malah
nenteng-nenteng dia ditangan kamu.... haaaaah ...yang kamu lakuin ke aku....
JAHAT... HAHAHA.....#maaf permisaaah belum disuntik...
Oke... stop aku kamunya.... stop ngelanturnya...
Kembali ke intuisi...
Sebenarnya, intuisi memang juga berlaku untuk cinta, bukan
sekedar untuk berbisnis, untuk sukses, atau mencari benda yang hilang... karna
yang sangat diandalkan disini adalah perasaan... yaaa, seperti orang tua saya...
percaya atau nggak, mama dan adeknya papa adalah teman sekelas semasa sekolah
dasar... usia papa dan mama memang lumayan jarak... tapi dengan kata lain mama
sering kali berkunjung kerumah adeknya papa, sekedar untuk bermain, atau
menjemput sekolah... sedangkan nenek(orang tua mama) saya adalah pelanggan
setia di tokonya kakek(orang tua papa)yang papa sering kali menjaga tokonya,
yang berarti secara nggak langsung mereka sering kali bertemu, berpapasan...
dan hebatnya, mama dan papa tidak pernah saling memperhatikan, saling mengenal,
apalagi menyapa... yaaaa sekejam itu
perkenalan mereka... dan kamu tau, dari selama itu mereka saling berpapasan saat
ditanya keduanya menjawab, saling tidak mengenal, dan nggak pernah ada rasa
(boro2 kenal aja enggak)..
Yaaa, seperti itulah intuisi bertindak... menyatukan mereka
yang tidak pernah tau, memberi rasa kepada mereka yang tidak pernah ada,
menemukan sesuatu yang semestinya bertemu..toh tidak ada yang kebetulan...
(lalu intuisi saya kemana??) ntah lah... ntah intuisi
saya yang kurang tajam, atau memang takdir tidak mempertajam intuisi saya, tapi bisa saja takdir membawa intuisi dia untuk saya... nggak ada yang bisa jamin semesta kecuali Tuhan
bukan... ???
yasudah percaya saja....:)😁😅
Tidak ada komentar:
Posting Komentar