hey kamu ...
wajah mu muram hari ini...
tak kulihat rona seperti biasa...
mungkin kabut pagi yang menampar wajahmu...
atau subuh yang tak memeluk mu...
adakah rasa lelah disana...
adakah jenuh di jiwa mu...
hey kamu...
gadis belia yang rentan jiwanya...
apa kabar dengan jiwamu yang tersimpan..
apa kabar senyum yang biasa kau pendam..
hey..jangan teteskan pilu mu..
jangan katakan apapun pada ku..
hey jiwa yang luar biasa..
ada apa dengan nanar matamu hari ini..
berdirilah dihadapan cermin ini...
angkat walah mu, lalu lihat siapa yang didalam sana..
apakah tak kau lihat gadis itu..
dia bayang mu, dia penghancurmu..
jangan pernah musnahkan dia dari pandanganmu..
tapi silahkan kau maki dan kau hujat semau mu..
dan biarkan dia menangis meratap dihapanmu..
tapi tidak dengan mu..
karna kamu bukan bayang mu...
hey kamu gadis yang tak tau arah...
tersenyumlah tanpa meminta alasan..
tersenyumlah walau aku tau kau lelah..
cukup...cukup kau memaki..
peluk bayangmu, dan hapus airmatanya..
maafkan dia, dan angkat wajahnya..
buatlah segaris senyum diwajahnya tepat seperti mu..
hey gadis yang sedang tersenyum...
kurasakan getar pilu disenyummu..
kurasa detak haru didadamu..
walau tak lagi kulihat air matamu...
hey kamu..
tundukkan wajahmu, dan letakkan keningmu serendah mungkin..
biarkan sejenak hatimu lebih tinggi dari keningmu..
lalu iringi dengan tasbih kepadaNya tuhanmu..
hey gadis yang semakin kuat jiwanya..
mendekatlah kepadaku,
dan tenanglah dalam pelukkan ku..
hey kamu gadis itu..
kamu seperti bayang ku..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar