Sabtu, 31 Oktober 2015

NTAH HIDUP SEPERTI APA



Untuk yang kesekian kalinya dalam hidup, saya merasa lumpuh...
Lumpuh bukan tentang sebait lagu yang judulnya “lumpuhkanlah ingatan ku”, lumpuh bukan karena kaki yang tak mampu berdiri dan melangkah, ataupun lumpuh karena cinta.. bukaaan, bukan itu... tapi lumpuh karena kehilangan pijakan saat hari2 terasa kejam.. yaaa..sampai kapan pun saya akan meyakini, hari yang buruk, bukanlah hidup yang buruk....

Ini bukan lagi tentang teori hidup yang blablabla, tapi ini tentang apa2 saja yang telah saya alami... ini bukan lagi tentang ilmu yang disampein si ini si itu, tapi ini tentang ilmu yang harus saya mengerti sendiri...sakiiit...sakiiiit sekali.... saya merasa sangat gamang..

Saya pernah dengar, Hidup itu ujian... tapi ujian yang kamu nggak punya pembekalan...ujian yang kamu harus belajar sesudahnya...iyaaa benaaar... saya tidak bisa menampik sedikitpun tentang ini... kalau jamannya sekolah, kamu diajari dulu, dikasi materi terus kamu pahami, terus kamu ujian..itu aja rasanya masih degdegan... tapi pernah nggak kamu nggak tau apa2 terus ada ujian dadakan nggak punya bekal... ?? yaaa kocar kacir... contek sana contek sini... beda lagi dengan hidup.... kamu ujian dulu ... kamu hadapi dulu.... lalu setelah itu baru bisa belajar dari ujian itu..hmmm nggak mudah...

Kadang merasa kalau hidup saya benar2 drama... drama yang sedikit2 mewek, sedikit2 senang, sedikit2.... haaaah !!! yang intinya akan terus berputar seperti itu, hanya saja selalu menguras emosi, air mata dan tak jarang menimbulkan tawa...

Ntah drama seperti apa yang sedang saya lakoni, ntah skenario apa yang sedang saya mainkan, ntah perwatakan seperti apa diri saya...saya benar2 gamang...dan sering kali merasa lumpuh...jahaaat sekali..... saya merasa semua ini jahaat.... bukan hidup.... bukan Tuhan.... tapi saya... saya yang selalu tak bisa memahami diri...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar