semacam tak punya status, namun merasakan kecemburuan??
hmmm...kalian pernah merasakan hal semacam ini??? yaaa khusus nya buat yang status masih single sii..sebenarnya sich, lucu mau bahas ini ... kata2 ini sebenarnya terlontar dari seorang teman yang saya kenal sudah sangat lama sekali, namun baru komunikasi lagi akhir2 ini, yang sering kali saya abaikan setiap katanya dengan ucapan "syalalalala"..sering kali saya abaikan chattingannya, saya abaikan bbm nya..bukan karena sombong ataupun songong, namun lebih ke perasaan nggak ngerti saat dia tiba2 jutekin saya, ketika saya berkomunikasi dengan teman lainnya.....namun kali ini kata itu terlontar saat saya tanya "sebenarnya kenapa sih??" saat saya ngerasa sangat bete..#eh curhat #eh keceplosan.... :D
pernah nggak kalian sangat takut kehilangan seseorang, padahal keluarga bukan, sodara bukan, sahabat bukan, pacar apa lagi...yang disatu sisi kamu hanya nempatin dia sebagai sekedar teman, seru2an, becanda2an...tapi lama2 kok ngerasa klop
nah kalo udah gitu mau gimana... ?? yang kerepotan bukan hanya kamu yang ngasih perhatian.. kamu yang dapat perhatian juga kaaan??
sekarang apa??? perhatian yang didapat melebihi perhatian teman, melebihi perhatian sahabat, tapi bukan pacar, bukan keluarga, sodara ataupun kerabat jauh.... nah sekarang apa??? jujur, ??? lalu setelah jujur terus menjauh... lah maksudnya apa?? #maaf permisa ini hanya sedikit ungkapan kebingungan seorang teman..
oke...fine...disini sih cuma mau ngelurusin....
- pertama, saya bersyukur atas semua perhatian yang dititipkan tuhan melalui sedikit rasa dalam hati ciptaannya...
- kedua, saya tidak berstatus pacar siapa2, lalu alasan apa yang membuat rasa saling berkecil hati..
- ketiga, saya bukan menjadi pacar siapa2 dan saya tidak mau menyakiti siapa2, tapi bukan berarti saya tidak bisa mencintai satu nama, hati saya masih ada disini...(sampe lupa mana yang hati mana yang jantung)
- ke empat, saya hanya sedang belajar lebih takut pada pencipta saya..
- kelima, saya tidak sedang sok2 an, saya masih dalam proses pendewasaan saya, mohon tuntunannya..
- terakhir, sangat tidak mungkin untuk saya jatuh cinta pada setiap pernyataan cinta...dan saat semua pergi meninggalkan saya, saya hanya akan diam, bukan karena tidak peduli tapi karena saya yakin suatu saat akan ada yang bertahan dalam kesungguhan untuk saya..
hmmm....ribet juga sih...jatuh cinta itu hanya butuh proses sebentar kawaan... namun untuk mengerti itu lama.... sangaaat lama... nggak mungkin saya akan memohon meminta seseorang untuk tetap ada di lingkaran saya sedangkan saya tidak bisa menjanjikan apa2...nggak mungkin saya tetap menerima perhatian sedangkan saya nggak bisa menuhin harapan dia..saya nggak pernah ngegantung perasaan orang...saya bersyukur untuk setiap teman..walaupun sering kali saya kehilangan..
munafik sekali jika saya berkata tak jatuh cinta selama beberapa waktu terakhir sejak status saya single...saya makhluk tuhan yang diberkahi cinta dan kasih sayang...saya makhluk yang penuh cinta... namun, saya akan tetap dengan keputusan saya untuk tidak berstatus pacar siapapun...saya hanya berharap siapapun itu hargai keputusan saya..saya tidak akan meminta lebih... jika rasa itu ada untuk saya, saya akan sangat menghargai kejujuran itu..buat saya mengerti...tempatkan saja dirimu sebagai teman saya yang sedang saling mempelajari karakter, lalu biarkan waktu yang menyelesaikannya..saya tidak sedang sok suci, hanya sedang belajar tentang cinta dari sudut yang sedikit sekali di pandang seseorang....jika yang saya lakukan salah, mohon ajari saya sebuah kebenaran dengan dasar yang jelas, tanpa menambah suatu dosa...
"untuk kamu yang tak berkabar setelah mengatakan kata itu.., terima kasih, jika kamu sedang kecewa, maafkan saya, jangan lihat ini dari sudut sulit itu, lihat ini dari sudut lucunya perasaan itu lalu kamu akan mengerti...jika kamu telah benar pergi, jaga diri mu, saya yakin, disana akan ada seorang wanita yang akan memberi status jelas (sebut saja pacar) untuk mu, lalu jaga wanita itu.. jika saya tidak memanggil mu untuk kembali, ingatlah, itu bukan karena angkuh, itu hanya karena kamu berhak untuk menemukan bahagia dengan caramu..."
dan saat perlahan semua akan pergi meninggalkan saya, saya akan tetap diam dan tersenyum... bukan karena saya tidak rasakan sepi, bukan karena, saya lupa indahnya cinta..sering kali saya rasakan sepi dan tak memiliki siapa2, hanya saja saya terlalu yakin Tuhan itu Maha Cinta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar