note: sebelum memberi nasehat ini, saya akui, saya tak lebih baik, saya tak lebih beruntung masalah hati.... saya jatuh cinta lalu saya kecewa, saat saya tak mengharap cinta, cinta datang dan saya tak yakini....lagi2 saya tak beruntung...tapi jika kamu meminta saya akan menjawab... karna saya masih memiliki cinta...*jangan ketawa, jarang2 saya seserius ini
hmmmmm... jika kamu bertanya kepada saya, siapa yang sebenarnya benar2 kamu cinta, maka saya tidak akan pernah bisa menjawab...tapi coba kamu ikuti ini...
saat kamu terbangun, nama siapa yang kamu pertama ingat???
saat awal kamu melihat handphone, nama siapa yang kamu cari.??
saat kamu ingin kemana2 kepada siapa ingin kamu beritakan??
saat kamu sakit, lelah, capek, siapa yang kamu harap denger kamu, menghibur kamu??
siapa yang selalu bisa bikin kamu tertawa, dan membuat hidup kamu bewarna??
siapa yang selalu ada disela doa mu??
siapa yang bikin kamu ngerasa beda saat nggak ada kabar darinya??
siapa yang kamu rindukan mengucapkan selamat tidur untuk mu??
saat kamu terdiam, tentang siapa yang kamu fikirkan??
jika kamu hanya memikirkan satu nama, berarti kamu mencintainya.... tapi jika tidak, sepertinya kamu harus lebih memahami cinta... jangan bodoh, perjuangkan cukup cinta yang kamu yakini, jika kamu tidak yakin iklaskan lah...
kan katanya, "orang yang mencintaimu tidak akan bisa tanpa memikirkanmu lebih dari 3 jam" yaaa nggak tau ya...tapi bersyukurlah kalian yang di cintai dan mencintai...beruntunglah kalian yang di perjuangkan.... "hebat itu bukan saat kalian didampingi seseorang yang cantik/tampan, hebat itu saat kalian mampu setia dan disetiai oleh satu nama yang membuat kalian merasa nyaman dan sempurna" .. seorang yang tampan dan cantik itu banyak, tapi seorang yang setia dengan penuh keimanan itu langka...
cukup fikirkan satu nama, dan perjuangkan ,...jika memang kamu harus gagal setidaknya kamu hanya berjuang untuk satu nama...lalu move on lah, dan melangkah untuk hanya satu nama lainnya.. *itu baru totalitas...
orang yang setia itu akan tetap menjaga yang dihadapannya, meskipun dia punya banyak pilihan yang lebih baik... karna belum tentu sesuatu yang lebih itu ngalahin sesuatu yang membuat kamu selalu merasa "cukup"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar