Selasa, 17 April 2018

ROMANTIS TAK TERDEFENISI



hey pak tua...
aku tau rona mu penuh khawatir....aku tau, kau cemburu...mereka mengusikmu..
iyaaa... putri kecilmu ternyata tak mungil lagi, walaupun faktanya dimatamu semua akan sama, tak ada yang berbeda, putri mu masih saja manja yang kau banggakan... hahaha
tak apa... aku yakin, putrimu tak akan pernah menolak cinta mu...dia akan tetap menjadi gadis yang selalu menentang mereda ego mu...sikeras kepala  yang sukar kau patahkan, atau lembut yang kadang kau dengarkan...
iya... karna dia adalah aku...

aku tau, kau hanya sedang menguji bagaimana putri mu diperjuangkan kan?? Tapi taukah?? Pejuang terbaik ku masih saja kamu.. dan aku juga masih tau, penakluk terbaikmu masih saja aku... maka secara otomatis pesaing lelaki yang mendekatiku adalah aku...yaaa diri ku sendiri...bersaing denganku untuk merebut perhatianmu, dan ini membuat persaingan lebih sulit...
kau takut tentang sesiapa yang akan mempertanggung jawabkanku dihadapan Tuhan mu..sebut saja caramu romantis, karna tak mudah memahami unsurmu...

untuk apapun kemungkinan yang terjadi, aku akan tetap terus memperbaiki diriku dihadapan tuhan ku... akan tetap menjalankan perintahnya sebaik2 nya... dan aku tak akan menghianati mu...ridhomu adalah ridho Tuhanku...jika suatu hari ada yang benar2 memperjuangkanku aku yakin itu akan terjadi karnaNYA...semoga putri mu dicintai karna Allah...

tenanglah pak tua....
kau beruntung ....putrimu memahami mu...
karna itu dia selalu merengekkan panggilan untuk mu, “papa”...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar