kemarin sore, seorang sahabat saya mengirim vidio ini lewat
bbm...
Lalu stelah menontonnya, saya bingung harus berkomentar
seperti apa...saya hanya meninggalkan sebaris kalimat,
“hahaha... ah vidionya.. *emot mata berkaca-kaca”
Saya hanya bingung... rasanya, sama bapernya ketika saya
menonton “cinta positif part 2, yang judulnya untuk mu calon imamku” (rasanya
udah pernah saya posting ya?) yaaa..seperti itu.. hahaha *terkadang saya
tidak dapat menyembunyikan sisi melankolis saya
Disisi lain saya mengerti apa yang tengah dirasakannya...
perasaan sebagai sesama perempuan yang lebih memilih untuk tidak banyak
mengungkapkan rasa...yaaa saya tau persis posisinya..rasa khawatir dan takut
berharap lebih, rasa khawatir akan dikecewakan oleh pemikiran sendiri, rasa takut
salah memilih, rasa degdegan menunggu takdir...yaaa...saya mengerti..
Hey.... sudah lah...
Setidaknya kita disadarkan...semua yang tertakdir menjadi
hak kita akan tetap bersama kita...dan semua yang bukan hak kita, walau
diusahakan seperti apapun, walau dijaga sekuat apapun kalau Tuhan berkata tidak
kita tak akan memilikinya... kita hanya boneka tuhan yang bergerak sesuai
skenario Tuhan..tapi tuhan adil... Tuhan bisa saja mengubah naskah sesuai
permohonan dan usaha kita... maka jangan lupa berdoa dan memperbaiki diri...
Sudahlah...kita perempuan, maka bersikap saja sebagai
perempuan.. tak ada yang mesti dikejar, dia tidak sedang berlari.. tapi bukan
berarti kita berlepas diri.. iya kan??saat sesuatu itu milik kita, dia tak akan
mempunyai pilihan lain selain diri
kita...tapi saat dia masih memilih antara diri
kita dan yang lainnya, biarkanlah
dia memilih yang lainnya... dia tak
seutuhnya yakin kepada mu..sudaaah...selesaikan saja skripsi2mu itu..
Hmmm...kita tak akan pernah tau dia(yang tertakdir untuk
kita) tengah berada dimana, bersama hati mana...
Tapi yakinlah akan ada waktu, dia hadir dihadapan kita..dan,
akan ada waktu saat seseorang yakin dan hanya memilih kamu walau dia bisa saja mendapatkan yang
lebih..hey...kamu waniata yang luar biasa...tidak sempurna, tapi nyaris
sempurna, maka yakin saja Tuhan itu baik...fokuslah dengan pendidikanmu yang
selangkah lagi... saya sahabatmu, menunggu dengan bangga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar