Rabu, 07 Desember 2016

AKAN ADA WAKTU SAAT KAMU BUKAN PILIHAN, TAPI TUJUAN



kemarin sore, seorang sahabat saya mengirim vidio ini lewat bbm...
Lalu stelah menontonnya, saya bingung harus berkomentar seperti apa...saya hanya meninggalkan sebaris kalimat,
“hahaha... ah vidionya.. *emot mata berkaca-kaca”

Saya hanya bingung... rasanya, sama bapernya ketika saya menonton “cinta positif part 2, yang judulnya untuk mu calon imamku” (rasanya udah pernah saya posting ya?) yaaa..seperti itu.. hahaha *terkadang saya tidak dapat menyembunyikan sisi melankolis saya
Disisi lain saya mengerti apa yang tengah dirasakannya... perasaan sebagai sesama perempuan yang lebih memilih untuk tidak banyak mengungkapkan rasa...yaaa saya tau persis posisinya..rasa khawatir dan takut berharap lebih, rasa khawatir akan dikecewakan oleh pemikiran sendiri, rasa takut salah memilih, rasa degdegan menunggu takdir...yaaa...saya mengerti..

Hey.... sudah lah...
Setidaknya kita disadarkan...semua yang tertakdir menjadi hak kita akan tetap bersama kita...dan semua yang bukan hak kita, walau diusahakan seperti apapun, walau dijaga sekuat apapun kalau Tuhan berkata tidak kita tak akan memilikinya... kita hanya boneka tuhan yang bergerak sesuai skenario Tuhan..tapi tuhan adil... Tuhan bisa saja mengubah naskah sesuai permohonan dan usaha kita... maka jangan lupa berdoa dan memperbaiki diri...

Sudahlah...kita perempuan, maka bersikap saja sebagai perempuan.. tak ada yang mesti dikejar, dia tidak sedang berlari.. tapi bukan berarti kita berlepas diri.. iya kan??saat sesuatu itu milik kita, dia tak akan mempunyai pilihan lain selain diri kita...tapi saat dia masih memilih antara diri kita dan yang lainnya, biarkanlah dia memilih yang lainnya... dia tak seutuhnya yakin kepada mu..sudaaah...selesaikan saja skripsi2mu itu..

Hmmm...kita tak akan pernah tau dia(yang tertakdir untuk kita) tengah berada dimana, bersama hati mana...
Tapi yakinlah akan ada waktu, dia hadir dihadapan kita..dan,
akan ada waktu saat seseorang yakin dan hanya memilih kamu walau dia bisa saja mendapatkan yang lebih..hey...kamu waniata yang luar biasa...tidak sempurna, tapi nyaris sempurna, maka yakin saja Tuhan itu baik...fokuslah dengan pendidikanmu yang selangkah lagi... saya sahabatmu, menunggu dengan bangga...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar