Hal biasa jika saya harus menghadapi suatu moment, dimana
cara pandang saya mempertanyakan banyak hal kepada diri... sering kali saya
kewalahan, memutar otak, bahkan seringkali saya memutuskan untuk tidak
berfikir...
Hah.... kadang saya masih melakukan banyak hal konyol...
kadang rasanya saya ngerasa gagal untuk mendewasa... dari banyak hal yang
membuat saya konyol, maka hal terindah yang membuat saya tidak mempedulikannya
adalah cinta... kadang saya bosan untuk membahas, memikirkan atau menyelidik...
tapi kali ini beda, karna ini bukan tentang saya, ini tentang mereka yang
sukses menemukan level tertinggi dari definisi cinta..
Beberapa kali saya jatuh cinta, namun beberapa kali juga
saya kecewa lalu patah hati... bersedih, kemudian jatuh cinta lagi membuat saya
sukses melupakan kesedihan yang awal, walaupun tetap ujung2nya kecewa lagi(namanya
juga masih usia labil tante)... x_x namun
hal tersebut bergerak, berputar, membentuk rantai tersendiri, dan kemudian saya
sadar, saya belum mengerti seutuhnya tentang cinta..
Kemudian saya berfikir tentang level tertinggi dari cinta...
Saya berfikir tentang ribuan pasangan yang sukses hidup
bersama hingga mereka tua..saya berfikir tentang berapa banyak ego yang telah
mereka lalui, saya memikirkan tentang pertengkaran hebat seperti apa yang
pernah mereka perjuangkan, saya berfikir tentang bagaimana mereka memaafkan
dari kecewa yang mendalam, dan alasan apa yang membuat mereka memutihkan rambut
bersama?? Saya yakin, bumbu2 seperti ini setidaknya telah mereka cicipi...
hanya saja mereka pintar menakar, hingga semua terasa sempurna..
Haah... saya...
Saya masih berada jauh dari level mereka yang telah
mengkerut bersama, saya masih jauh dibawah level dari mereka menua bersama...
tapi yang saya tau, cinta level tertinggi akan tetap bersama walaupun mereka
memiliki semua alasan untuk saling menjauh..mereka memilih tetap bersama bahkan
saat mereka menginginkan untuk saling tidak mentap dalam emosi..
Yaaa... itulah cinta level tertinggi... bukan karna status
pernikahan, tapi karna semua komitmen yang membuat mereka terbiasa bersama dan
mengabaikan semua pilihan... mereka bisa saja memudar dalam emosi, tapi mereka
terlanjur terbiasa melewati fase keriput bersama...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar