saya masih ingat ketika saya bercerita tentang kegalauan saya akan masa depan...iyaaa saya masih ingat moment-moment ketika saya menulis dengan penuh air mata... haaaaa...waktu itu rasanya sesak ...sangat sesak..... huffft :)
tapi, hari ini saya mengerti, dimana saya hanya harus menjalani semua...bahkan jika saya sukses menghadapi hari esok dengan baik saya telah melewati satu hari yang di sebut masa depan... semua orang akan terus berfikir tentang masa depan, dan ketika tubuhnya mulai menua, barulah disana dia menyadari masa depan yang dia cari dulu telah di laluinya..yaaa ini pernah saya utarakan rasanya, dan ini, yaaa menurut pendapat saya...
tentang apa yang akan saya hadapi, bukannya mungkin, namun pasti tidak akan mulus, bukan hidup namanya jika tidak ada rintangan... bukan laut namanya kalau tidak ada gelombang... yaaa saya tau itu, sangaaat tau, sangat menyadari...saya berharap saya bisa...saya berharap saya mampu...
mungkin untuk kegalauan saya tentang masa depan tidak separah waktu itu...karna hari ini saya setidaknya tau, nggak ada yang bisa nebak tentang masa depan, bahkan untuk bisa hidup atau tidaknya di masa depan itu masih rahasiaNya...
saya masih harus banyak belajar, tentang cara bersyukur, atau cara untuk kuat menjalani setiap hari yang saya punya...karna, ketika saya mampu menyelesaikan satu hari itu anugrah yang saya baru sadari...
saya hanya harus menjalani esok...besok memang bukan sesuatu yang saya impikan, atau hanya sekedar berharap dalam bayang pun tak pernah terlintas... tapi saya hanya harus mencoba...setidaknya mencoba lebih baik...walaupun jika besok saya mundur, setidaknya saya tau... hmmmm :) membayangkan esok lebih membuat saya galau dibanding menjalani besok...karna saya ...haaaah sudahlah.... selamat malam dunia... esok hari yang indah bukan...saya hanya ingin tertidur tanpa berfikir malam ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar