Tuhan... hari ini aku ingin menjadi seorang pasien Mu... aku ingin berimajinasi Engkau menjadi seorang dokter, yang sejenak mendengarkan keluhan pasiennya... huuuft, ini sungguh terlihat konyol...
Wahai Engkau Tuhan ku yang Maha Pengasih, bukan maksud hati ku untuk terus mengeluh dan tidak bersyukur akan rahmat Mu, bukan maksud ku untuk kufur akan semua nikmat Mu, Wahai robb yang maha pengampun, sebelumnya aku, "hamba kecil mu" memohon ampun atas semua dosa2 ku, atas semua kebodohan ku, dan atas semua kekonyolan ku ini...
Tuhan.... aku lelah dengan dunia mu, tapi,.. sungguh dari hati kecil ku, aku belum sanggup menghadapi akhirat Mu..Tuhan, aku hidup di dunia Mu tanpa menjadi manfaat bagi orang lain, aku hidup di dunia Mu menjadi beban bagi orang lain, dan aku hidup tanpa arah dan tujuan, aku tak tau jalan... aku tak tau semua nya...
ya Allah, izinkan aku menjadi kekasih kecil mu, izinkan aku selalu berada di sisi Mu, merasakan arti sebuah ketenangan kehidupan, merasakan arti sebuah lingkungan...ya Allah, untuk menghadapi diri ku aku belum mampu, aku tak mampu menghadapi lingkungan ku karna ini...
ya Allah, rasanya 7 th, sudah membuatku benar2 menderita... masih kah ini belum berakhir??? masih kah aku belum pantas temukan arti bahagia???
kenapa Kau tak ciptakan aku seperti mereka, dengan semangat keberanian di dada, tanpa gentar, menghadapi hidup dan lingkungan ku,.. kenapa kau tak ciptakan aku seperti mereka dengan tawa di sela hari nya, dan sedih jika waktu nya...
ya Allah....kenapa aku berbeda???? kenapa aku berbeda???? kenapa aku berbeda???
kenapa aku hidup tanpa teman2 disisiku, kenapa aku hidup tanpa sebuah manfaat diri ku, kenapa aku selalu tak pernah bisa menjadi sesuatu yang berguna, kenapa aku tanpa sebuah tujuan, kenapa selalu aku dipenjarakan oleh rasa takut, kenapa aku tak mempunyai sedikit saja jalan mulus...???apakah aku sungguh telah jauh darimu?? apa aku benar2 berdosa???
hoooh Wahai engkau zat yang mengetahui segalanya...ampuni aku...ampuni aku AMPUNI AKU... dengan penuh keiklasan dan ke relaan, aku terima semua ini, tapi aku mohoon, jangan biarkan semua ini berlama2...jangan biarkan aku menjadi manusia yang merugi....
ku Mohon, lepaskan belenggu yang mengikat diri ku, hati ku, pundak ku..... biarkan aku hidup, sebagai mana seorang harus hidup...kuatkan hati ini, sabar kan aku.....kirimkan sedikit saja keberanian untuk mengungkap sebuah jalan buntu...ku Mohon ya Allah... ku mohon....
izin copas yah, soalnya ceritanya sama seperti ceritaku :) terima kasih
BalasHapushooo ... iya..
Hapuscerita kamu kenapa... ??
berbagi aja... barang kali kalau hasil curhatan real mana tau bisa bertukar fikiran.. :)
Sama bngt seprti yang aku alami,,, nice post
BalasHapustetap semangat sopyan...
Hapussemua akan berlalu...
tuhan ngasih kita senang, sedih, susah, mudah, agar kita belajar....be happy...
Baca ini nyampe mau nangis *bukan lebay. Kisah ini mirip kisahku
BalasHapusKadang ngerasa bingung sama orang" yang nganggep aku beda dan aneh padahal itu semua hanya karena aku pendiam dan polos. Aku sudah mencoba ikut nimbrung dan bertingkah seperti mereka tapi malah ditertawakan. Salahkah aku pendiam :(
Aku kadang berpikir apa memang benar aku berbeda dari yang lain
(Maaf jadi curhat)
hey kamu... jangan sedih...
Hapustaukah??? kita akan melewati segalanya dengan cara tuhan melalui hal2 tak terduga... masih ada pelangi setelah hujan... jika suatu hari kita merasa buruk yang panjang, bukan berarti kita tidak akan membaik.. buktinya aku melewatinya... ayoo semangat
Iya, aku sangat paham dengan yg kamu rasakan. Karena aku juga merasakannya (: sakit... dibilang aneh dll, padahal cuma pendiam dan polos. Saat kita ditindas pun, kita ngga bisa melawan. Percayalah, aku juga ingin normal dan tidak berbeda dengan yg lain, selama ini dibedakan itu menyakitkan. Aku juga heran, kenapa aku berbeda dg yg lain.
HapusNice words. You not alone. i have the same problem.
BalasHapusyup..
Hapusi'mnot alone..
because Allah with me..
dan saya melewatinya... :)
Artikelnya menginspirasi, dan sama seperti kisahku ka. Salam kenal ya 😊
BalasHapusOya orang mana nih?
Yup salam kenal kembali...
HapusYup salam kenal kembali...
Hapusartikel ini nyata untuk saya.
BalasHapusArtikel ini sama dengan kehidupan saya.sangat menyedihkan,bukan saya tidak bersyukur kepada tuhan.hanya saja saya sedikit lelah dengan kehidupan ini.tapi untuk kebahagian saya dan keluarga saya tidak akan menyerah begitu saja����
BalasHapusjangan pernah nyerah ya.... ga ada badai yang berlangsung slamanya... smangat.. jangan nyerah sama keadaan...
HapusSama! Aku juga ngerasain hal yang sama. Aku juga percaya bahwa cepat atau lambat semua ini akan berakhir. Tp apa yang harus aku lakukan untuk melupakan semua yang sedang terjadi.?
BalasHapusMohon jawabannya...
apapun yang terjadi di hidup kamu, jangan pernah berusaha untuk melupakan...karna melupakan berarti kamu terus berusaha mengingatnya... kamu mngkin coba aja untuk terus melangkah..biarkan smua yg udah lewat tersusun rapi diblakang...isi hari yang baru dgn cerita baru... ga peduli ceritanya manis atau nggak... yang penting jangan hidup dimasa lalu... biar masa lalu sbagai pemacu smangat dihari ini...agar ttp kuat... karna cobaan hidup ga akan pernah berhenti.. kita yang mesti terus menguatkan diri
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusCocok nih kata"nya buat curhat kalau abis shalat :) tru story
BalasHapusTerkadang kita bukannya ngga bersyukur cuman kadang bertanya" kenapa kita nggak kaya mereka?
Nice post kak :)
makasih miftakhul arifin...
Hapuskadang dalam hidup memang fase2 sulit harus dihadapi
Bener banget, kadang ngerasa kita gk disayang Allah padah Allah nyamain semua makhluknya
HapusHaaa a a a...ya ane mister. Alone/penyendiri udah di beliin hp android tapi nggak punya nomor telepon,cuma buat main game.kl ada sms pasti datangnya cuma dari operator..miris sekali hidupku....anyone wanna be my friend??/siapa yang mau jadi temenku.....facebook:nasrudin erbakhan..
BalasHapusOke aku mau jadi temanmu :). Aku juga gak punya teman, walau punya teman juga hanya teman biasa bukan sahabat. Tak ada istilah teman sejati di hidupku, atau aku belum menemukannya?
HapusNgena banget sumpah, aku juga ada dikisah itu, ngerasa hidup cuman sedih,sial, meskipun ada kebahagiaan itupun cuman secuil doang, banyaknya ya sedih, sial, terkucilkan,dibenci orang padahal gk salah apa²
BalasHapus